YOGYAKARTA,(PRLM).- Gunung Merapi mengganas. Sejak pukul 11.00 sampai 15.21 WIB terus mengeluarkan awan panas. Perkiraan Merapi akan mereda, tidak terbukti.
Menjelang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengunjungi barak pengungsian di Pakem, Sleman, Merapi telah mengeluarkan awan panas pada pukul 8.14 WIB. Awan panas mulai muncul lagi pukul 11.12 sampai saat ini.
Petugas Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta tampak merekam data seismograf yang menggambarkan luncuran awan pans. "Sampai 55 menit, awan panas belum berhenti," kata petugas.
Kepala Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ESDM Surono telah memerintahkan semua petugas pengamat Merapi, tetutama di Kaliurang, turun gunung dan menjauh sampai 10 km. "Semua petugas turun, usahakan di luar 10 km. Jangan ada masyarakat, pengungsi naik ke kampung di kaki gunung," kata dia (A-84/A-147)***
sumber: pikiran rakyat
Menjelang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengunjungi barak pengungsian di Pakem, Sleman, Merapi telah mengeluarkan awan panas pada pukul 8.14 WIB. Awan panas mulai muncul lagi pukul 11.12 sampai saat ini.
Petugas Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta tampak merekam data seismograf yang menggambarkan luncuran awan pans. "Sampai 55 menit, awan panas belum berhenti," kata petugas.
Kepala Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ESDM Surono telah memerintahkan semua petugas pengamat Merapi, tetutama di Kaliurang, turun gunung dan menjauh sampai 10 km. "Semua petugas turun, usahakan di luar 10 km. Jangan ada masyarakat, pengungsi naik ke kampung di kaki gunung," kata dia (A-84/A-147)***
sumber: pikiran rakyat
16.27
Rafi Andrian





